Mengapa & Bagaimana Anda Harus Membaca 50 Buku per Tahun

Written by
Alex Birkett

Mengapa & Bagaimana Anda Harus Membaca 50 Buku per Tahun

Written by
Alex Birkett

Mengapa & Bagaimana Anda Harus Membaca 50 Buku per Tahun

Written by
Alex Birkett

Saya bukanlah tipe pria yang memiliki resolusi tahun baru. Saya tidak suka dengan segerombolan orang baru di tempat gym saya sejak Januari sampai pertengahan February. Tapi, saya menemukan resolusi kira-kira beberapa tahun lalu yang benar-benar merubah hidupku. Sekarang saya menetapkan target ini setiap bulan Januari. Pertama: Baca 50 buku per tahun ( kurang lebih satu buku per minggu) [1]

Seperti yang dikatakan oleh Ernest Heminway,” Tidak ada teman yang sesetia buku yang bagus,” dan saya menemukan bahwa keuntungan dari membaca lebih besar dari pertemanan, hiburan, atau bahkan stimulasi mental. Singkatnya, mereka membawa ide-ide dan peluang yang bahkan sulit untuk dinilai.

Mengapa membaca?

Saya tidak perlu berusaha terlalu keras untuk menjelaskan keuntungan dari membaca. Tapi untuk berjaga-jaga, Ini ringkasannya:

  • Stimulasi mental
  • Menurunkan stres
  • Pengetahuan
  • Perluasan kosa kata
  • Meningkatkan daya Ingatan
  • Ilmu pemikiran analitis yang lebih kuat
  • Meningkatkan fokus dan konsentrasi
  • Ilmu menulis yang lebih Baik
  • ketenangan
  • Hiburan gratis

Dengan kebanyakan target, bantuan spesifik. Saat Anda membaca daftar keuntungan seperti ini, Anda akan merasa “yah, saya harus lebih banyak membaca.” Tapi “lebih banyak membaca” adalah resep dari kegagalan, karena prioritas lain akan bermunculan. Anda akan menjadi sibuk. Saat Anda membaca 50 buku per tahun, itu akan menjadi target yang dapat diukur, dan Anda tahu bagaimana melacaknya.

Secara pribadi, targetku perlu untuk dapat diukur. Saya tidak bisa hanya “menurunkan berat badan”, “baca lebih banyak” atau “coba hal baru” saya perlu menurunkan 10 pound, membaca 50 buku , atau menghadiri kelas Ju Jitsu Brazil dua kali setiap minggu. Saya rasa kebanyakan orang begitu. Jika Anda benar-benar ingin berubah, Anda membutuhkan sesuatu yang dapat diukur, sesuatu yang menetapkan apakah Anda berhasil atau gagal.

Tapi, kenapa 50 buku per tahun?

Saya suka dengan angka 50. Sekitar satu buku per tahun. Itu angka yang bagus , dan terdengar keren (lebih baik daripada 30 , atau bahkan 40).

Dapat juga dikatakan, “baca satu buku per minggu,” dan secara kasar itu merupakan hal yang sama. Namun, saya merasa hal itu memiliki sedikit kelemahan, terutama jika Anda menentukan waktu untuk membaca buku yang akan Anda baca, maka Anda akan menentukan buku yang akan diambil . Beberapa buku memakan waktu lebih dari satu minggu. Beberapa kurang. Anda harus menyesuaikan diri untuk membaca beberapa buku dalam seminggu kadang-kadang dan melewatkan beberapa minggu saat dikarenakan Anda sedang sibuk atau sedang berpergian.

Mungkin Anda akan terlalu banyak membaca dan sedikit lebih cepat daripada yang telah dijadwalkan. Akan tetapi, jika saya terlalu tegas dalam “1 buku per minggu” maka saya cenderung tidak akan mengambil buku yang menantang . Atlas Shrugged oleh Ayn Rand akan sulit untuk diselesaikan dalam 1 minggu ( kecuali saya mengabaikan seluruh kegiatan lain yang biasanya saya kerjakan). Maka dari itu, saya memutuskan untuk membulatkan perhitungan ke angka 50 untuk variasi kerumitan dan kepanjangan.

Apa yang terjadi saat anda membaca 50 buku per tahun?

Berikut perhitungannya: 50 buku dikali 200 halaman sama dengan 10,000 halaman. 10,000 halaman sama dengan banyak kata-kata, dan beberapa diantaranya akan membantu Anda.

Hampir dapat dipastikan bahwa sepanjang tahun Anda akan membaca sesuatu yang secara spesifik berhubungan dengan masalah Anda yang sedang anda coba selesaikan. Terlihat dibutuhkan usaha keras untuk menemukan satu solusi spesifik untuk masalah yang spesifik, namun jika Anda membiasakan membaca maka itu akan datang dengan sendirinya. Anda tidak akan perlu mencari solusi saat masalah itu terjadi. Ini membuat proses ini menjadi pantas.

Saya menyadari bahwa saya dapat menerapkan ide-ide untuk situasi-situasi dengan lebih wajar sekarang.  Dikarenakan oleh bacaan tentang ilmu perilaku yang saya baca dalam jumlah yang tidak wajar. Saya dapat menerapkan kerangka untuk masalah yang lebih baik diselesaikan dengan menggunakan ilmu psikologi dan perilaku. Dikarenakan konten tentang analitis dan perkembangan online yang saya baca dalam jumlah yang tidak wajar, saya memiliki ide intuitif yang lebih baik untuk bagaimana suatu hal dapat berjalan dengan baik dibandingkan dengan orang yang hanya memperhatikan sesuatu dengan cara yang taktikal.

Sama halnya dengan Anda. Dimana Anda dapat menyelesaikan masalah dalamwaktu yang sama dengan buku yang bagus ( lebih baik daripada artikel yang bagus). Berbedan dengan, jika Anda sudah lama dikelilingi oleh buku Anda akan mengetahui bahwa ia memiliki nilai mendunia ataupun setidaknya nilai yang bertahan lama.

Saat Anda membaca Meditation oleh Marcus Aurelius atau bahkan buku klasik pada abad terakhir, Anda dapat menarik gambaran dan ide yang ada atau millennia.

Saat Anda membaca dengan luasan yang baik, Anda akan dapat menyambungkan subyek dan mendapatkan, wah, apa yang dikatakan oleh Marcus Aurelius pada jaman dulu ternyata sama dengan ilmu saraf atau psikologi sosial atau teori probabilitas sekarang , atau apapun.

Saya memberikan ide pada topik-topik dan kategori-kategori disana. Namun intinya adalah memiliki pemahaman yang baik dari disiplin ganda yang membantu anda menyambungkan titik menjadi sebuah pola lebih mudah daripada mereka yang memiliki pandangan sempit mengenai dunia ( jika Anda hanya memiliki palu…)

Ada manfaat kecil yang lain lagi, seperti orang-orang mengikuti.

Perluas Gagasan Anda

Sebagai tambahan untuk membaca tentang hal spesifik dapat membantu Anda dengan cara yang spesifik. Membaca 50 buku per tahun benar-benar bisa memperluas gagasan Anda.

Mau tidak mau, membaca akan membawa Anda ke lubang kelinci yang tidak terduga dan akan menimbulkan minat baru dan pengetahuan bagi Anda. Anehnya saya sekarang menjadi mengetahui tentang John F. Kennedy dan sejarah Amerika saat perang dingin. Saya kebanyakan membaca untuk menambah ilmu pemasaran dan bisnis, dan Perang Dingin tidak ada hubungannya dengan itu. Namun hal itu sangat berpengaruh terhadap jalan pemikiran saya untuk hal tertentu. Saya juga masuk ke dalam lubang kelinci dari sejarah Hollywood beberapa bulan yang lalu. Minat acak ini membantu dalam menghidupkan percakapan Anda, dan membaca buku klasik dapat membantu Anda untuk nyambung dan berbincang dengan hampir setiap orang.

article-2342635-1a59837b000005dc-39_638x630

Menjadi Pandai Berbicara dan Mengagumkan

Anda akan menjadi lebih pandai berbicara jika Anda membaca 50 buku per tahun. Sekali Anda cukup membaca, Anda akan dapat membedakan pola yang membuat penulis tertentu lebih fasih dibanding dengan yang lain. Ini termasuk organisasi, struktur kalimat , pemilihan kata dan suara. Sekali Anda membedakan pola ini, anda benar-benar tidak perlu mengarangkan dengan kata-kata Anda sendiri. Itu akan datang dengan sendirinya.

Para penulis banyak membaca dan para penulis yang baik membaca banyak tulisan yang baik.


Kekayaan Diatas Keributan

Saat Anda membaca 50 buku per tahun , Anda akan menjadi sukses. Anda akan mendapatkan pengetahuan yang dalam dan luas. Membaca postingan blog yang berarti tidak akan membuat Anda sukses. Memang, membaca unduhan blog milik Seth Godin dapat menginspirasi Anda. Tapi Anda benar-benar perlu membaca 50 buku per tahun jika Anda ingin menjadi pintar, dan mapan. Jika tidak ,Anda hanya akan penuh dengan inspirasi,dan kurang kaya. Resep asli dari kegagalan juga tipu daya.

Yang lebih penting , membaca 50 buku per tahun akan meredakan kekuasaan yang masih digenggam oleh tautan pancingan. Saya benci tautan pancingan. Jurnalisme sedang berada di titik bawahnya sekarang, namun orang-orang lapar akan kedalaman dan kualitas.  Saat Anda membaca 50 buku per tahun, pasti tautan pancingan masih mengesalkan Anda. Namun Anda dapat lebih zen tentangnya karena Anda tau bahwa konten yang sesungguhnya sedang menunggu Anda dalam bentuk buku 800 halaman tentang Teddy Roosevelt.

Kesadaran Diri

Membaca 50 buku per tahun mengalahkan ilusi tentang pengetahuan.

Anda akan berpikir itu akan membuat Anda merasa jauh lebih pintar, namun itu benar-benar membuat Anda sadar akan betapa banyaknya yang tidak anda ketahui. meskipun begitu, itu merupakan hal yang baik. Saya bertaruh beberapa teman Facebook Anda berpikir mereka adalah pakar politik karena mereka membaca unduhan blog yang mengatakan bahwa Obama adalah orang sosialis tanpa sertifikat kelahiran orang Amerika . Tidak, orang-orang ini bukannya gila ( tapi sudah mendekati). Namun mereka mungkin dapat mengambil satu atau dia buku minggu ini, dan itu akan membantu mereka untuk lebih tidak begitu tajam.


EH 3963 Ernest Hemingway reading outside at Finca Vigia in Cuba. Please credit "Ernest Hemingway Collection/John F. Kennedy Presidential Library and Museum, Boston"

Credit: Ernest Hemingway Collection/John F. Kennedy Presidential Library and Museum, Boston

Bagaimana Cara Membaca 50 Buku per Tahun

Mari bicarakan tentang prosesnya. Itu tidak seburuk yang Anda pikirkan. Hal yang perlu Anda lakukan adalah membuat suatu kebiasaan. Saya sudah pernah membahas ini dengan bagaimana saya mempelajari bahasa Spanyol juga. Jangan hanya bergantung kepada ambisi atau motivasi atau rencana samar dari “menjadi lebih baik.” Buat semua omong kosong itu menjadi rutinitas dalam hidup agar Anda akan merasa aneh saat hendak merusaknya.

Serius, membaca 50 buku per tahun hanyalah membaca 45-60 menit per hari. Mungkin sedikit lebih banyak. Jika Anda juga melakukannya di akhir pekan ( biasanya saya membaca sekitar satu jam di akhir pekan). Berapa lama Anda menghabiskan perjalanan? Saya berjalan 30 menit untuk perjalanan ke kantor dan selalu menggunakan buku rekaman. Selesai. Prosesnya benar-benar tidak terlalu menghabiskan waktu seperti yang Anda pikirkan, dan jika Anda menghapus waktu menonton Anda 1 jam dan menggantinya dengan buku yang menantang, Anda akan bersyukur.  

Saya juga mendapati bahwa jika Anda membuat kebiasaan untuk waktu tertentu dalam rutinitas harian Anda, itu akan selalu terselesaikan. Saya membaca 20 menit di pagi hari sambil minum kopi. Tepat sebelum meditasi, dan tepat setelah bangun tidur. Terkadang saya membaca lebih jika saya sedang ingin (di malam hari atau kapanpun), tapi saya tidak pernah melewatkannya setiap pagi.

Banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk mengembangkan hidup Anda. Namun membaca 50 buku pertahun mungkin akan menjadi hal yang memberikan hampir setiap nilai. Anda mendapat hasil sesuai dengan usaha yang Anda lakukan. Jika Anda mencari resolusi tahun baru, jangan mencoba untuk menyerah kepada ice cream atau pergi ke gym 8 hari setiap minggu. Anda akan gagal. Cobalah membaca sedikit saja sehari, dan dapatkan manfaat yang didapatkan para pembaca selama berabad-abad.

Diperbarui Pada 2018: Bagaimana Saya Membaca Sekarang ( Dan Mengapa Lebih Sedikit dari 50 Buku )

Saya sudah tidak membaca 50 buku per minggu lagi sekarang. Saya menetapkan target baru yang lebih ringan “30 buku per tahun,” dimana berarti sedikit lebih banyak dari 2 buku per bulan. Itu masih jumlah yang banyak, jadi jangan marah pada saya karena menyimpang dari niat awal saya. Saya membaca 50 buku per tahun (saya rasa) sudah 5 atau 6 tahun. Banyak buku !

Saya hanya membaca 30 sekarang karena saya mengambil kursus spesifik dan mendidik yang berhubungan dengan target saya. Saya ingin belajar bahasa Spanyol, KravMaga, dan menjadi lebih baik dalam perkembangan (dan khususnya ilmu data). Itu semua tidak mudah dipelajari,dan menghabiskan banyak waktu. Saya mengorbankan beberapa buku untuk didikan dalam bentuk lain.

Maksudnya: Waktu yang saya luangkan untuk membaca 50 buku masih digunakan, namun dalam bentuk didikan yang lain.

Sekarang saya melihat kembali artikel ini yang saya tulis pada saat kuliah (saya yakin tahun awal), saya sangat kagum dengan ambisiku untuk membaca. Namun saya lebih senang lagi melihat diriku yang dulu meluangkan sangat banyak waktu harianku untuk fokus kepada pengembangan dan pemajuan diri.  Membangun kebiasaan dan prioritas lebih penting dibandingkan dengan pendidikan dalam bentuk buku (walau saya percaya ada kedalaman dan kebenaran informasi yang bisa Anda dapatkan dari buku).

Tahun depan mungkin saya akan membaca lebih sedikit buku karena a) akan berpaling ke bentuk belajar yang lebih aktif tentang bahasa dan ilmu data dan b) berpaling membaca buku yang lebih tebal dan membaca ulang buku kesukaan saya yang paling bernilai.

Anda dapat membaca video pengajaran, meditasi, bermain dengan Duolingo, atau mengambil kelas bahasa Spanyol dengan Skype – tidak masalah terlalu banyak. Ini benar-benar hanya proses dari meluangkan waktu menjadi berpengetahuan dan terpelajar dengan sengaja. Belajar omong kosong, tau?

Pembaharuan Kedua pada 2018: Apa yang Saya Fokuskan pada Tahun Ini

Saya memutuskan untuk menetapkan target tahun ini dengan 24 buku yaitu 2 buku per bulan. Masih tetap banyak, tapi tidak sebanyak 50 buku.

Mengapa?

Saya ingin a) fokus pada kursus dan ilmu lain yang perlu waktu dan didalami, b) membaca ulang buku kesukaan saya tahun ini, dan c) baca beberapa buku yang lebih tebal dari biasanya.

Untuk poin pertama saya, saya mempelajari bahasa Spanyol (2-4 pelajaran per minggu ditambah dengan aktivitas lain), mengambil kelas KravMaga dan kickboxing, mengambil  tempah ulang dan kursus mempelajari tentang mesin (belum memutuskan kursus apa. Informasikan kepada saya apabila Anda ada rekomendasi yang bagus ), dan fokus untuk lebih banyak melakukan percakapan publik (dengan meningkatkan kelas dibanding yang lainnya). Hidup saya akan sibuk. Membaca tetap merupakan prioritas, namun hal lain juga penting. Poin dua, ada pepatah di buku baru Taleb (lapisan luar dari permainan) tentang membaca ulang membawa nilai yang lebih banyak dibandingkan membaca buku baru (jika cukup bernilai untuk dibaca ulang) karena ingatan bekerja. Maka dari itu, saya ingin membaca ulang beberapa buku kesukaan saya (termasuk Antifragile dan Black Swan, oleh Taleb).

Poin tiga, saya ingin membaca hal yang lebih menantang. Mudah untuk menyelesaikan 50 buku (kira-kira) saat saya baru mulai di bidang pemasaran, membaca banyak dari Seth Godin, dan kebanyakan ada 200 halaman. Saya memiliki beberapa di lemari saya dan niat saya untuk menyelesaikannya lebih sulit – 700 biografi besar, buku teknis dari konsep Ilmu data, dan beberapa buku klasik yang membawa saya melewatinya. Saya lebih mementingkan kualitas daripada kuantitas sekarang.

Source: https://www.alexbirkett.com/why-you-should-read-50-books-a-year/


Share