Inilah yang Terjadi Saat Anda Jatuh Cinta dengan Pria Nakal

Written by
Angelo Caerlang

Inilah yang Terjadi Saat Anda Jatuh Cinta dengan Pria Nakal

Written by
Angelo Caerlang

Inilah yang Terjadi Saat Anda Jatuh Cinta dengan Pria Nakal

Written by
Angelo Caerlang

Pria nakal. Seseorang yang menatap Anda dengan mata yang menawan dan berbahaya. Seseorang yang memiliki wajah tampan yang memberi Anda lebih banyak alasan untuk mempelajarinya, memerintahkan diri Anda untuk tidak mengambil risiko bertindak lebih jauh.

Tetapi Anda tetap melakukannya, karena Anda penasaran. Anda ingin tahu apa yang tersembunyi di balik penampilannya itu, dan Anda ingin memahami bagaimana hal itu dapat menjadi hal yang tidak bersalah namun juga merepotkan.

Dia adalah seorang pria yang tampaknya menjadi bencana berjalan, sebuah musibah menunggu untuk terjadi. Seseorang yang dengan sempurna mewujudkan tragedi yang indah. Dan Anda tahu lebih baik untuk tidak berhubungan dengan orang seperti dia.

Anda telah melihatnya dalam sebuah film. Anda telah mendengar teman Anda menangisi seseorang seperti dia. Anda telah membaca tentang dia dalam artikel-artikel online, dalam cerita-cerita pendek, dalam novel-novel yang Anda sukai.

Tetapi selalu ada sesuatu yang misterius tentang pria nakal yang ingin Anda cari tahu.

Anda ingin tahu cerita di balik tato-tato yang terukir di lengannya - Apa yang diceritakan tato-tato tersebut mengenai hidupnya, dan apa yang mengilhami dia untuk menampilkannya secara permanen di kulitnya? Anda ingin tahu apa yang berdetak di hatinya. Apakah hatinya menjadi lembut, atau sakit, atau sekuat penampilannya. Anda ingin berteman dengan dia, berada di dekatnya hampir sepanjang waktu, dan menguji apakah toleransi dan penerimaan Anda terhadap orang lain benar-benar sangat luas.

Perlahan demi perlahan, Anda mulai mengembangkan perasaan untuknya. Tentu saja Anda akan menyangkal pada awalnya. Tapi kurang ajar pria-pria nakal itu, karena akhirnya kamu jatuh cinta dengan salah satu dari mereka.

Anda jatuh cinta dengan kehancurannya. Anda ingin memperbaikinya, merawatnya, dan membuainya di lengan Anda sampai dia menjadi lebih baik. Anda sangat ingin menyembuhkannya dan membantunya melanjutkan hidupnya. Karena itulah yang Anda lakukan ketika Anda mencintai seorang pria - Anda membimbingnya untuk menjadi pria yang lebih baik.

Anda ingin menjadi pahlawan yang menyelamatkannya, sehingga dia dapat mencintaimu meskipun dia berantakan.

Anda jatuh cinta pada ketidaksempurnaannya. Cara dia yang tidak selalu mengucapkan kata-kata dengan tepat, cara dia hidup dengan tidak memenuhi keinginan orang lain, dan cara dia tidak peduli bahwa dia belum mumpuni.

Anda jatuh cinta dengan kepercayaan dirinya yang berkharisma, dengan jiwa bebasnya, dan dengan spontanitasnya.

Anda jatuh cinta dengan gerakannya yang santai. Seperti bagaimana suaranya terdengar begitu tenang dan mantap setiap kali dia berbicara tentang ideologi yang dia yakini. Bagaimana alisnya bertemu di tengah setiap kali dia memikirkan sebuah pemikiran yang mendalam. Bagaimana dia meletakkan tangannya di leher Anda dan mencium Anda dengan lembut dengan mudahnya, seolah-olah untuk memastikan Anda merasa nyaman. Bagaimana dia  dapat memberikan senyuman penuh percaya diri yang memberi Anda satu lagi alasan untuk tersesat di dalam dirinya, di dalam dunianya, di dalam kenakalannya.

Terkadang Anda cemburu dengan bagaimana ia dapat mengekspresikan pikirannya tanpa saringan, tanpa menahan diri. Dan Anda berharap dapat hidup tanpa rasa takut dan khawatir.

Tapi pria nakal akan selalu menjadi pria nakal. Tidak ada yang mengubahnya, tidak peduli berapa kali Anda meyakinkan dia untuk mengikuti Anda ke arah yang berbeda. Tidak ada jumlah perban yang dapat menyembuhkan lukanya. Tidak ada kata-kata manis yang dapat memperbaiki apa yang salah dengan hatinya. Tidak ada jumlah kebaikan yang dapat membuatnya lebih mencintaimu.

Dia disebut pria nakal karena banyak alasan. Dia tidak peduli tentang apa pun dan siapa pun yang menentangnya. Dia tidak akan terus-menerus memeriksa perasaan Anda dan memastikan Anda baik-baik saja. Dia tidak akan memahami pendapat, kesedihan, kekesalan, kebahagiaan, kegembiraan, harapan, atau impian Anda. Dan dia terlalu mencintai dirinya sendiri untuk mendengarkan Anda, untuk peduli tentang Anda.

Dia membuat mimpi terburukmu menjadi kenyataan, dan Anda merasa hancur. Anda tahu akan menyenangkan dapat menghabiskan waktu dengannya, belajar satu atau dua hal tentang dia, dan merasakan aliran adrenalin di pembuluh darah Anda. Tetapi pada akhirnya, hati Anda hancur.

Karena itu bukanlah jenis pengalaman yang sepadan dengan sensasi yang Anda inginkan.

Anda berharap Anda akan mendengarkan naluri Anda. Anda berharap Anda akan memperhatikan suatu detak jantung kecil yang memberi Anda peringatan. Anda berharap Anda tidak mencobanya. Anda berharap Anda menahan diri untuk tidak masuk ke dalam permainan yang pasti merugikan.

Anda berharap Anda tidak menjadi tergila-gila dengan seseorang yang tidak dapat diselamatkan.

Namun sayang, Anda jatuh cinta orang yang seperti itu. Dan Anda berharap, sekarang, bahwa dia adalah yang terakhir.

Sumber: https://thoughtcatalog.com/angelo-caerlang/2017/02/heres-what-happens-when-you-fall-in-love-with-the-bad-boy/


Share