Analisis Content Marketing: 11 Cara Data Bisa Memberitahukan Strategi Konten Anda

Written by
Alex Birkett

Analisis Content Marketing: 11 Cara Data Bisa Memberitahukan Strategi Konten Anda

Written by
Alex Birkett

Analisis Content Marketing: 11 Cara Data Bisa Memberitahukan Strategi Konten Anda

Written by
Alex Birkett

ANALISA PEMASARAN KONTEN: 11 CARA DATA BISA MENGINFORMASIKAN STRATEGI KONTEN ANDA

Kita semua ingin menjadi pemasar berbasis data, tapi terkadang pemasar konten bisa tertinggal dan diharapkan bisa berjalan hanya dengan kreatifitas.

Pemasaran konten adalah sebuah usaha kreatif—seperti tipe pemasaran lainnya—tapi data dan analisa bisa menginformasikan pemasaran konten.

Kebanyakan petunjuk analisa tidak terfokus ke pemasar konten. Tapi, contoh dan penjelasannya lebih tertuju ke pengoptimalan, pemasar akuisisi berbayar, dan analis.

Artikel ini akan mencakup beberapa taktik yang bisa dilakukan pemasar konten untuk membawa data ke pekerjaan sehari-hari mereka—dan mengerti bagaimana pemasaran konten dan usaha kreasi bisa berhasil.

Menanyakan Pertanyaan yang Baik: Inti dari Analisa Pemasaran Konten

Dalam opini saya, setiap pemasar konten harus bisa menjawab pertanyaan berikut:

  • Seberapa efektif usaha pemasaran konten sekarang menurut analitik?
  • Peluang pemasaran konten apa yang kita lewatkan saat ini seperti yang ditunjukkan oleh analitik?
  • Bagaimana kita bisa mengoptimalkan usaha pemasaran konten dalam waktu dekat?
  • Dalam bagian apa di saluran kita mulai kehilangan pengguna? Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya?
  • Apakah kita bisa melihat tren atau ide apa yang bisa memberitahukan tipe konten seperti apa yang bisa menghasilkan pengguna bernilai tinggi?
  • Apa yang bisa ditunjukkan analitik tentang ide pemasaran konten terbaru?

Secara umum, data bisa membantu Anda dalam pengambilan keputusan sebagai pemasar konten seperti apabila Anda adalah pemasar berbayar atau SEO.

Tidak ada alasan untuk konten dijauhkan dari matriks bisnis, dan menggunakan data tidak menghilangkan kreatifitas Anda.

Petunjuk ini akan membantu apa yang saya anggap adalah fungsi analitik terpenting yang harus dikuasai seorang pemasar konten.

Hal ini mencakup secara kualitatif dan kuantitatif, dan saya bahkan akan membahas laporan spesifik di Google Analytics dan pertanyaan survey yang akan membantu Anda mengimplementasikan hal ini.

Analitik Pemasaran Konten: Secara Kuantitatif

Bagian ini akan membahas tentang Google Analytics, tapi alat analisa digital manapun bisa digunakan—Adobe Analytics, Woopra, Piwik, dll.

Saya lebih berpengalaman menggunakan Google Analytics, jadi itulah contoh yang akan kita gunakan.

Apakah posting blog ini meningkatkan konversi?

Apabila Anda belum menetapkan sasaran di Google Analytics, lakukan sekarang.

Jika tidak, Anda tidak bisa melacak apakah usaha Anda menghasilkan apa yang berguna dalam bisnis.

Setelah Anda menerapkannya, Anda bisa melihat posting mana yang menghasilkan konversi. Caranya adalah klik “+ Add Segment” lalu klik tombol “+ New Segment”. Temukan “Sequences” dalam menu lebih lanjut. Lalu tetapkan urutan sebagai langkah pertama karena”Page” mengandung “[URL posting blog Anda], menggunakan “is followed by” dan buat langkah kedua yang mencakup sesi dengan sasaran konversi.

Anda seharusnya menggunakan “transaksi” atau sasaran tertentu untuk ini, tapi saya menggunakan “Goal completions > 0).

Kesalahan yang umum dilakukan adalah menggunakan “Conditions” tapi karena apa yang Anda inginkan adalah urutan kejadian, Anda harus menggunakan “Sequences.”

Jika Anda melakukan hal ini untuk banyak posting (ratusan posting), mungkin lebih baik apabila Anda menggunakan perangkat seperti R atau bahkan laporan dari Data Studio jadi Anda tidak perlu mengambil data yang diperlukan dari GA.

Anda juga bisa menemukan konversi dan tingkat konversi per halaman landasan dengan laporan pelanggan.

Postingan blog mana yang memiliki lalu lintas kunjungan tinggi tapi tingkat konversi rendah?

Cara yang baik untuk menemukan peluang CRO adalah dengan menemukan halaman dengan lalu lintas tinggi tapi tingkat konversi rendah.

Ada beberapa cara untuk melakukan ini, tapi cara favorit saya adalah dengan menggunakan fitur perbandingan di Google Analytics.

Masuk ke Behavior > Site Content > Landing Pages dan gunakan fitur perbandingan di bagian kanan layar, pilih Goal Conversion Rate (or Bounce Rate):

Ini akan memunculkan data dari semua halaman, tapi Anda ingin data yang lebih terfokus ke blog Anda.

Mungkin Anda punya tampilan tersendiri untuk ini, tapi jika tidak, Anda perlu mencari indikator kategori dan memunculkan hanya halaman tersebut dan memilah mana yang benar-benar butuh perbaikan:

Halaman dengan lalu lintas tinggi dan tingkat konversi rendah adalah area dengan potensi efek terbesar. Halaman inilah yang perlu Anda optimalkan, atau kirimkan ke tim strategi web atau optimalisasi konversi Anda untuk perbaikan.

Ada banyak ruang untuk perbaikan di halaman ini, dan karena mereka memiliki lalu lintas tinggi, efeknya akan cukup besar.

Bagaimana cara menemukan celah konten dengan data pencarian pengguna

Anda harus tahu bagaimana cara melakukan penelitian kata kunci.

Tapi setelah Anda mempelajari dasar dan kata kunci dengan volume tinggi, bisa menjadi cukup sulit untuk Anda menemukan ide apa yang bisa Anda tulis. Jadi bagaimana jika Anda membiarkan pengguna yang memberitahu Anda?

Jika GA Anda telah disusun dengan baik, semua data pencarian halaman Anda akan tersedia di Behavior > Site Search > Search Terms.

Ini akan memunculkan daftar panjang dari semua yang dicari pengguna di situs Anda, bersama dengan matriks terkait seperti pencarian keluar, yang mana seseorang melakukan pencarian kemudian keluar dari situs Anda.

Apabila situs Anda memiliki sedikit pencarian kata kunci, Anda bisa langsung memilih kata kunci menarik—yang Anda bahkan tidak tahu dicari oleh orang.

Cara yang lebih baik adalah dengan melakukan perbandingan waktu dan menemukan tren.

Ini akan memberikan Anda kata-kata populer, tapi yang terbaik dari fitur ini adalah Anda bisa menyusun berdasarkan “perubahan absolut.”

Ini akan membiarkan Anda melihat perubahan terbesar dari data pencarian Anda.

Sebagai contoh, ketika saya bekerja di CXL, kami menemukan peningkatan pencarian untuk kata kunci “jaminan”, “tentang kami”, dan berbagai topik konten yang membantu kami untuk menyusun halaman untuk mereka.

Anda harus, tentunya, menunjang ini dengan perangkat penelitian kata kunci lainnya seperti Ahrefs dan Keywords Everywhere.

Ini hanyalah apa yang dicari orang-orang di situs Anda, jadi ini adalah bayangan terbatas atas kemauan orang-orang. Karena data ini tidak termasuk orang yang tidak tahu situs Anda, belum mengunjungi situs Anda, atau tidak menggunakan laman pencarian situs.

Tapi metode ini bisa membantu Anda mengetahui apa yang dicari orang, bagaimana kecil sampelnya.

Cara menemukan peluang SEO

Pemasar konten perlu bisa melakukan audit atas usaha dan hasil SEO yang dipakai sekarang, dan mereka juga harus bisa merencanakan kampanye konten berdasarkan volume pencarian dan tujuan.

Langkah ini akan dibagi dua, yaitu:

  • Bagaimana cara merencanakan pemasaran konten berbasis SEO
  • Bagaimana melakukan audit atas pendekatan Anda sekarang dan cara memperbaikinya

Untuk poin pertama adalah proses strategis yang dimulai dari diskusi tentang sasaran bisnis dan jalur konversi Anda, dan bagaimana cara menemukan kata kunci yang tepat dengan volume dan tujuan yang cukup untuk mencapai sasaran tersebut.

Sebagai contoh, apabila Anda ingin mendapatkan pengguna dengan kata kunci “piranti lunak gratis berbasis pengetahuan”, maka Anda perlu tahu bagaimana menyusun halaman produk yang menarik volume dan tujuan.

Dari sana, Anda bisa memikirkan “kata kunci terkait apa yang akan dicari orang-orang?”

Dari sinilah proses penelitian kata kunci tradisional dimulai, tapi artikel ini tidak cukup untuk membahasnya secara detail.

Dari contoh yang kita ambil, mungkin hasilnya akan menunjukkan bahwa “basis pengetahuan” mempunyai banyak volume pencarian. Ini adalah sesuatu yang luas dengan level tinggi, dan bisa diatasi dengan 10X Pillar Page.

Tapi kita juga membutuhkan “kelompok” posting blog untuk menunjang data ini.

Kata kunci disini adalah seperti “bagaimana cara membangun basis pengetahuan,” “contoh basis pengetahuan”, dan “keuntungan bantuan pelanggan dengan pelayanan sendiri.”

Untuk mendapatkan perkiraan volume pencarian, Anda bisa menggunakan alat seperti Ahrefs, SEMRush, dll. Lalu menggunakan informasi ini untuk merencanakan dan memprioritaskan kalender konten Anda.

Berkaitan dengan perencanaan konten, saya rasa pemasar terbaik adalah pemasar dengan satu kaki di masa lalu dan satu lagi di masa depan.

Maksud saya adalah beberapa strategi Anda memerlukan data historis seperti volume pencarian, tapi Anda juga harus melihat kedepan dan menetapkan tren sendiri.

Audit atas Hasil SEO

Bagian kedua dari keahlian SEO Anda harus mencakup mengukur usaha Anda, melakukan audit, dan memperbaiki atau mengoptimalkan hal berdasarkan temuan.

Tentu saja Anda harus menetapkan pelacakan kedudukan kata kunci di alat seperti Accuranker, tapi Anda juga bisa menganalisa tren yang lebih luas di data pencarian.

Hal penting disini adalah bisa melacak penurunan lalu lintas saat hal itu sedang berlangsung.

Kebanyakan tugas saya di masa lalu adalah dengan perusahaan yang mengandalkan lalu lintas organic untuk akuisisi. Makanya, sangat menakutkan saat melihat penurunan lalu lintas dan tidak bisa menentukan penyebabnya.

Walaupun Anda mungkin sudah mempunyai analitik digital atau spesialis SEO, sangat membantu untuk mengetahui hal ini sebagai pemasar konten.

Berikut adalah cara cepat untuk melakukannya:

Tarik laporan Google Analytics setiap akhir bulan untuk melihat halaman apa dari URL terpopuler situs Anda yang mengalami penurunan lalu lintas.

Untuk melakukan hal ini, masuk ke GA, pilih bulan dengan lalu lintas kunjungan tertinggi dari 6 bulan terakhir (apabila lalu lintas Anda cenderung stabil), atau pilih jangka waktu dari 6-12 bulan yang Anda anggap cukup mewakili data Anda (anggaplah Jan 2016 – Jan 2017)

Lalu masuk ke laporan Behavior > Site Content > All Pages. Tetapkan data jangka waktu Anda.

Jika Anda melakukan analisa sebuah property tanpa segmen, klik “advanced” dan tetapkan filter ini: “Include” “Page” “Containing” “[Property URL]”. Atau pilah halaman berdasarkan struktur URL berdasarkan bagaimana halaman Anda.

Jika Anda menginginkan data untuk semua lalu lintas, lanjutkan. Jika Anda hanya perlu lalu lintas organik, terapkan filter.

Untuk melakukannya, terapkan filter kedua dari Default Channel Grouping dan masukkan Channel Grouping yang mempunyai “Organic Search” seperti berikut:

Pastikan semua baris akan muncul, lalu pindahkan ke CSV.

Buka kertas kerja Anda dan ubah nama tab pertama ke bulan dan tahun (Nov 2017), lalu ubah nama kolom B ke sesuatu seperti “Kunjungan halaman Nov 2017” dan hapus tab lainnya.

Kembali ke GA dan ubah jangka waktu ke bulan terakhir yang telah diselesaikan (atau yang paling sesuai dengan jangka waktu yang Anda pilih).

Lakukan hal yang sama dengan filter dan barisnya, lalu pindahkan ke CSV. Pindahkan data ini ke kertas kerja sebelumnya, dan ubah nama tab nya. Hapus semua data kecuali kolom A dan B.

Tambahkan kolom di tab #1 dan namakan seperti “Kunjungan Halaman Jan 2018”.

Buat rumus vlookup di tab #2 (kolom C) seperti berikut:

=VLOOKUP(A2, ‘[tab 2]!A:B, 2, FALSE)

Sekarang kita bisa lihat apakah ada penurunan signifikan. Anda bisa melakukan persentase apapun yang Anda anggap signifikan, tapi dalam contoh ini kita akan menandai semua yang turun lebih dari 20%.

Tambahkan kolom D dengan judul “penurunan 20%+” dan masukkan rumus ini:

=IF(C2<(B2-(B2*0.2)),TRUE,FALSE)

Yang dilakukan rumus ini adalah apabila angka di kolom C lebih kecil 20% atau lebih daripada angka di kolom B. Lalu Anda bisa tandai semua yang lebih kecil daripada 20%.

Dari sini, Anda bisa meneliti kenapa Anda kehilangan lalu lintas (apakah pencarian kata kunci nya menurun? Apakah kedudukan Anda dicuri oleh kompetitor?)

Cara lain untuk melakukan hal ini adalah membuat laporan yang hanya mencakup halaman blog dan lalu lintas organic, dan melacak tren. Apakah Anda menurun secara per bulan atau per tahun? Laporan ini akan menunjukkan jawaban secara luas lalu Anda bisa memeriksa alasannya.

Cara termudah tapi tersulit dalam mengetahui trend dari data organic Anda adalah dengan menetapkan system pemberitahuan.

Anda bisa melakukan pelacakan kenaikan dan penurunan data.

Anda memerlukan data garis dasar, secara ideal secara tahunan karena banyak factor yang bisa mempengaruhi lalu lintas per minggu atau per bulan Anda. Jadi hal apa yang akan mengancam untuk Anda secara tren tahunan dalam volume pencarian organic?

Buatlah system pemberitahuan agar Anda bisa mengetahui secara langsung. Sangat mudah untuk dilakukan di Google Analytics.

Lalu Anda bisa memeriksa penyebabnya.

Seberapa jauh orang-orang membaca posting blog Anda?

Google sangat mempermudah implementasi pelacakan ketertarikan pengguna dengan Google Tag Manager. Salah satu caranya adalah dengan Scroll Depth Tracking.

Ketika Anda telah menetapkan pelacakan ini, Anda bisa menggunakannya untuk mengetahui seberapa jauh orang-orang membaca postingan Anda. Anda juga bisa menggabungkannya dengan berapa lama waktu yang dihabiskan dalam satu halaman, tingkat konversi, dll.

Kapan waktu atau hari terbaik untuk menerbitkan konten?

Waktu dan hari Anda menerbitkan konten berpengaruh. Google Analytics bisa membantu Anda dalam menjawab pertanyaan ini.

Cara terbaik adalah dengan laporan di GA.

Masuk ke laporan pelanggan, pilih pilihan “flat table”. Tambah dimensi “Nama Hari dalam Seminggu” dan “Jam”, dan tambahkan matriks relevan lainnya. Untuk konten, Anda mungkin perlu memperhatikan sesi. Untuk halaman ecommerce, Anda perlu memperhatikan tingkat konversi per jam dalam sehari dan hari dalam seminggu.

Anda juga bisa menambahkan hal seperti Sumber apabila Anda ingin menganalisa hanya sesi organic.

Pindahkan data Anda ke Excel. Pastikan bahwa semua baris telah dimunculkan di bagian “show rows” di bagian kanan bawah layar.

Di Excel, Anda bisa menggunakan pivot table berdasarkan matriks yang ingin Anda analisa per jam per hari dan hari per minggu.

Untuk membuat peta suhu, cukup gunakan conditional formatting berdasarkan nilai.

Anda bisa melakukan visualisasi data dengan cara lain, tapi saya rasa ini adalah cara terbaik.

Bagaimana cara mengetahui jika sesuatu yang Anda ubah di halaman berpengaruh ke SEO atau tidak

Standar terbaik dari optimalisasi online adalah percobaan terkontrol: Tes A/B.

Namun, dengan konten dan SEO, dengan algoritma Google yang terus berubah, sangat sulit mengontrol semua variabel.

Namun, Anda bisa memperkirakan signifikansi efek tanpa tim peneliti data dengan menggunakan  Mark Edmondson’s GA Effect dashboard.

Anda perlu memasukkan variabel dan jangka waktu yang ingin Anda analisa dan alat ini akan melakukan perhitungan probabilitas perubahan terjadi karena kebetulan.

Analitik Kualitatif untuk Pemasaran Konten

Data kualitatif bisa membantu Anda dengan ide topic, mengukur sentiment pengunjung dan pelanggan, dan mengejar kesalahan penggunaan.

Sebagai tambahan, data ini juga bisa membantu Anda menyebarkan wawasan bisnis penting ke bagian lain dalam organisasi juga.

Bagaimana cara menetapkan umpan balik kualitatif

Anda bisa dan perlu menggunakan alat survey atau umpan balik kualitatif untuk mengumpulkan data ini.

Namun, menurut saya komunitas adalah tempat yang lebih baik untuk mengumpulkan wawasan untuk konten baru dan umpan balik atas konten yang Anda miliki sekarang.

Di CXL, salah satu tindakan dengan pengaruh terbesar yang kami buat adalah membuat grup Facebook untuk memfasilitasi percakapan tentang CRO, analitik, dan topic berbasis data lainnya.

Mungkin hal ini mudah untuk kami karena kami memiliki daftar email yang besar dan murid kursus. Tapi Anda tidak perlu membuat komunitas untuk mendapatkan ide, Anda bisa bergabung dengan komunitas yang sudah ada sebelumnya.

Kami banyak memulai pembicaraan, tapi kami juga mengundang banyak orang yang kami tahu adalah contributor berharga.

Ketika saya bekerja di CXL, saya akan menggunakan grup saya untuk 1) mengecek percakapan yang ada dan 2) membantu membentuk dan memperbaiki konten.

Berikut adalah contoh saya menanyakan secara langsung umpan balik untuk gaya konten baru yang sedang kami coba:

Dan ini adalah contoh lain saat saya sedang mencari ide.

Bagaimana cara mendapatkan wawasan pengunjung secara nyata

Kita ingin mengukur tujuan dari pengunjung individual dalam halaman tertentu. Untuk melakukan ini, kita akan menggunakan alat polling (seperti Qualaroo) di halaman kita dan memikirkan pertanyaan.

Ketika memikirkan pertanyaan untuk poll di halaman Anda, Anda harus berpikir secara strategis dan dengan hati-hati tentang pertanyaan yang ingin Anda tanyakan.

Apakah Anda perlu tahu pengunjung seperti apa yang mengunjungi halaman Anda? Ini diambil dari posting blog VWO:

Apakah Anda ingin saran konten dan umpan balik?

Ingin menggunakan survey Anda sebagai alat untuk mendapatkan calon pengguna?

Anda bisa menanyakan seberapapun pertanyaan disini, tapi pastikan Anda melakukannya dengan tujuan yang jelas. Karena, sebuah poll adalah hambatan bagi pengguna Anda, jadi alat ini harus memiliki nilai pragmatis dari wawasan yang Anda dapatkan.

Tentu saja, Anda juga bisa mengukur kemauan dan tujuan pengunjung ke halaman landasan juga. Ini akan membantu Anda menyesuaikan jalur konversi dan optimalisasi halaman landasan.

Bagaimana cara menemukan masalah penggunaan

Walaupun menurut saya tidak perlu menjadi ahli dalam penggunaan, akan sangat berguna untuk sesekali mengukur pengalaman pengguna di situs Anda dan memeriksa masalah di blog Anda.

Anda bisa mengirim ini ke front-end developer untuk penetapan prioritas, atau mungkin Anda bisa memperbaikinya sendiri tergantung tingkat kesulitannya.

Ada dua cara umum yang saya gunakan untuk menemukan masalah penggunaan sebagai pemasar konten:

  • Formulir umpan balik umum
  • Percobaan pengguna

Formulir umpan balik umum seperti, Usabilla atau HotJar, akan membantu Anda mengumpulkan keluhan pengguna. Jika Anda memiliki 10,000 pengunjung, mungkin 20 akan meninggalkan kesan mereka dan mungkin 5 dari itu yang berguna.

Tapi sekali lagi, Anda bisa menemukan masalah umum yang jelas dan menyelesaikannya sendiri.

Metode kedua, percobaan pengguna adalah suatu masalah juga.

Jika Anda mendapatkan bantuan melakukan percobaan pengguna dari seseorang yang sudah pernah melakukannya—orang CRO atau peneliti pengalaman pengguna—akan sangat membantu, karena ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan orang-orang.

Tapi saya rasa percobaan pengguna akan sangat membantu orang-orang di luar peran pengalaman pengguna umumnya, dan saya rasa pemasar konten adalah salah satu yang akan dibantu.

  • Secara umum, cara melakukannya adalah dengan:
  • Merekrut target pengguna yang belum pernah menggunakan situs Anda (5-7 orang)
  • Tentukan tugas untuk mereka selesaikan (beberapa spesifik dan beberapa umum)
  • Perhatikan cara mereka berinteraksi dengan situs Anda
  • Lakukan survey untuk mendapatkan pengetahuan tambahan

Anda juga bisa berdiskusi dengan pengguna Anda. Memang lebih ke pekerjaan manual, tapi sumber pengetahuan yang sangat besar. Saya mendapatkan begitu banyak pengalaman berharga dari berada di konferensi dan berinteraksi dengan pengguna CXL.

Membuktikan Nilai Bisnis

Dalam organisasi yang besar, salah satu hal berpengaruh yang bisa Anda lakukan adalah mengukur, meningkatkan, dan mengesahkan efek bisnis yang Anda buat.

Hal ini bisa membantu Anda meningkatkan hasil, dan membantu para direksi dalam alokasi sumber dan mengakui hasil kerja Anda.

Apa itu ROI?

ROI pemasaran konten cukup sulit dimengerti karena ada banyak keuntungan jangka panjang yang tidak bisa diukur. Sebagai contoh, Tim Urban bisa mengukur jumlah pelanggannya dengan blog (dan jika system pelacakannya cukup canggih, maka berapa pelanggan per posting blog.)

Tapi bagan attribute Google Analytics tidak bisa mengukur efek Ted Talk dan siaran podcast dan setiap kesempatan dimana ia bisa berbicara, menasehati, dll di blognya walaupun itu adalah alasan utama untuk kesempatan ini.

Ini adalah contoh yang ekstrim, tapi bahkan dengan blog B2B, Anda akan menemukan masalah yang sama. Anda bisa melacak pelanggan berdasarkan blog, kategori dan posting, tapi Anda tidak bisa melacak bagaimana otoritas yang Anda bangun berdasarkan konten membantu mendapatkan kesempatan usaha, membangun mitra, atau bahkan mengumpulkan modal.

Jadi ketika Anda ingin menghitung ROI, Anda harus memisahkan mana yang bisa Anda lacak dan tidak, dan menyadari bahwa strategi pengukuran untuk pemasaran konten akan selalu konservatif.

Tapi tetap penting untuk melakukannya, dan berikut adalah beberapa bagan:

Beberapa pendekatan yang bisa dipakai

Menghitung ROI dari konten tidak sederhana, tergantung pada sasaran Anda.

Apakah Anda mengumpulkan alamat email? Membangun situs untuk mengurutkan kedudukan halaman produk ecommerce? Menciptakan kepemimpinan pikiran karena kategori Anda hampir tidak ada di mata public? Membangun saluran untuk mengumpulkan pendaftaran pengguna freemium?

Semua sasaran ini membutuhkan kerangka kerja dan metode berbeda untuk pengukuran. Karena itu, saya akan mengarahkan Anda ke sumber yang bisa membantu Anda:

Kesimpulan

Pemasaran konten dan analitik tidak perlu saling bertentangan, sebaliknya, Anda bisa menjadi pemasar konten berbasis data. Mengetahui hal ini tidak hanya membantu dalam hal pekerjaan, tapi juga dalam komunikasi nilai Anda dan mengesahkan usaha Anda. Saya rasa semua bisnis yang serius dalam mengumpulkan sumber daya perlu belajar berbicara dalam nilai bisnis, dan memerlukan diskusi tentang data.

Sumber: https://www.alexbirkett.com/content-marketing-analytics/


Share