5 Kebiasaan yang Harus Dikembangkan Setiap Wirausahawan untuk Memperlakukan Diri Sendiri Secara Lebih Baik

Written by
Sarajane Case

5 Kebiasaan yang Harus Dikembangkan Setiap Wirausahawan untuk Memperlakukan Diri Sendiri Secara Lebih Baik

Written by
Sarajane Case

5 Kebiasaan yang Harus Dikembangkan Setiap Wirausahawan untuk Memperlakukan Diri Sendiri Secara Lebih Baik

Written by
Sarajane Case

Saya bekerja sepanjang waktu dengan para wirausahawan yang mencari jawaban sederhana untuk mewujudkan impian mereka. Mereka menginginkan semua impian mereka tersebut dan mereka ingin mengetahui bagaimana cara menuju ke sana.

Akan tetapi, karena mereka terburu-buru menuju rencana besar mereka akan masa depan, mereka membuat diri mereka kering. Salah satu hal pertama yang kita diskusikan adalah bahwa setiap hari yang mereka jalani saat ini pada akhirnya akan berlangsung selama lima tahun ke depan dalam hidup mereka. Apakah hal ini yang ingin Anda rasakan selama lima tahun ke depan?

Apa manfaatnya mencapai tujuan kita jika ketika kita tiba di sana, kita kering, lelah, dan kosong? Pengusaha memiliki gaya hidup yang unik, sekelompok sumber stres yang unik, dan juga banyak hal penunjang harga diri yang terselubung dalam produktivitas mereka.

Mempelajari teknik pemeliharaan diri yang sedikit lebih dalam daripada mandi (yang benar-benar sepadan dengan beratnya dalam emas) dapat menjadi perbedaan antara mengalami stres atau kelelahan fisik dan mental akibat stres dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

1. Ketika Anda berada di musim banjir, berhati-hatilah.

Ya. Anda mendengar saya dengan benar. Apakah Anda sedang berada di tengah-tengah perjalanan? Apakah Anda memiliki tenggat waktu besok? Apakah Anda berada di tahap akhir dari proses pengubahan citra Anda? Berhati-hatilah.

Beristirahatlah lebih banyak, minumlah lebih banyak air, masaklah makanan bergizi, manfaatkan istirahat dengan makan siang yang berkualitas. Berhati-hatilah.

Saya tahu hal ini tampak kontra-intuitif. Orang biasanya mulai mengabaikan kebutuhan dasar mereka selama waktu tersebut. Mereka berhenti tidur, mereka makan makanan yang tidak mendukung kesejahteraan mereka, dan mereka berusaha bekerja berjam-jam.

Apa yang biasanya terjadi selama waktu tersebut adalah Anda menghabiskan banyak waktu di depan komputer Anda dan sangat sedikit waktu untuk menyelesaikan pekerjaan Anda yang sesungguhnya. Tidak ada yang menciptakan pekerjaan kurang berarti seperti berusaha memaksa semuanya untuk ditempuh.

Jagalah diri Anda lebih baik selama masa-masa sulit itu dan saksikan ketika Anda mulai membawa bisnis Anda menuju kesuksesan dan tingkat produktivitas dan inspirasi Anda memuncak!

2. Tetapkan harga yang sepadan

Ini mungkin tidak terdengar seperti pemeliharaan diri. Tetapi, cara tercepat untuk mengalami stres adalah bekerja lembur dan dibayar rendah. Tetapkan harga yang sepantasnya untuk pelayanan Anda dan naikkan tarif Anda dari waktu ke waktu!

Anda tidak akan bertahan dengan pekerjaan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan finansial Anda dan tidak pernah memberi Anda kenaikan gaji, perlakukanlah diri Anda sebaik atau lebih baik daripada mereka!

3. Buatlah jadwal Anda sesuai dengan tujuannya

Mengharapkan diri kita untuk bekerja pada puncak kinerja kita dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore tanpa henti, benar-benar tidak adil. Memegang harapan itu hanya akan menjamin bahwa Anda tetap duduk di kursi Anda, hal ini tidak akan menjamin Anda menjadi efektif atau terinspirasi yang merupakan kunci untuk menciptakan pekerjaan yang akan mendukung Anda dalam jangka panjang.

Sebaliknya, dengarkan ritme alami Anda. Kapan saat-saat Anda menjadi paling kreatif, paling produktif, dan paling sosial? Buatlah jadwal yang mendukung jenis pekerjaan yang harus Anda lakukan selama jam-jam tertentu!

4. Terlalu banyak bicara dan tidak memberikan bukti

Salah satu penyebab stres terbesar dalam kehidupan pekerja lepas adalah meminta seseorang menunggu Anda menyelesaikan pekerjaan Anda. Biasanya mereka tidak dapat mengetahui apa yang Anda lakukan untuk menyelesaikan pekerjaan Anda dan mereka tidak yakin kapan Anda akan menyelesaikan tugas tersebut.

Hadiah terbaik yang dapat Anda berikan kepada diri Anda sendiri adalah klien yang berpendidikan. Ajari mereka apa yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan tersebut, beri tahu mereka tentang waktu penyelesaian tugas, beri tahu mereka alasan Anda memilih melakukan hal-hal seperti yang Anda lakukan dan masih banyak lagi.

Beri mereka banyak informasi seakan Anda memiliki sangat banyak informasi beserta dengan proses Anda. Serius. Pelanggan yang telah diberikan informasi tersebut akan mempercayai Anda, mereka akan menghabiskan lebih banyak uang dengan Anda, mereka tidak akan meninggalkan Anda sendiri!

Tapi, lakukan satu hal lagi selain banyak berkomunikasi yaitu, menepati janji. Jika Anda berpikir Anda membutuhkan waktu 2 minggu untuk menyelesaikannya, beri tahu mereka Anda akan menyelesaikannya dalam 1 bulan.

Dengan cara itu, ketika Anda membutuhkan waktu dua minggu dan 1 hari karena adanya beberapa situasi tak terduga yang muncul, Anda memiliki tenggang waktu 2 minggu untuk mengatasinya. Anda tidak berada mode darurat dan klien Anda merasa senang karena Anda menyelesaikannya lebih awal dari yang diharapkan!

5.Pahami bahwa waktu yang kita miliki terbatas.

Karena saya mengkhususkan diri dalam bekerja dengan wanita yang telah membangun bisnis fungsional tetapi ingin pindah ke wilayah baru, hal ini yang paling sering saya bahas dengan klien saya.

Saat Anda menambahkan pekerjaan ke dalam jadwal yang sudah padat, harus ada suatu pekerjaan lainnya yang Anda lepaskan dan hal tersebut tidak seharusnya kehidupan pribadi Anda. Kita semua memiliki waktu yang terbatas dalam satu hari, satu minggu, dan satu tahun.

Anda tidak dapat terus menambahkan sesuatu dan mengharapkan diri Anda untuk memberi 100% tanpa melepaskan sesuatu. Tidak peduli apakah hal itu berupa menggunakan jasa orang lain untuk melakukan beberapa pekerjaan, melepaskan sebagian dari bisnis Anda, mengatur lebih banyak hal untuk berjalan secara otomatis, dan lain-lain. Apa pun itu, Anda harus memperlakukan diri sendiri seperti manusia dan bukan robot pekerja.

Jika semuanya gagal, berdirilah di luar, letakkan kaki Anda tanpa alas di rumput dan ingat bahwa Anda jauh lebih berharga dari jabatan Anda, kesuksesan Anda, dan bahkan nama Anda. Beristirahatlah sebentar dan percayalah bahwa semuanya akan berjalan baik-baik saja.


Sumber : https://thoughtcatalog.com/sarajane-case/2017/08/5-habits-every-entrepreneur-should-develop-to-take-better-care-of-themselves/


Share